Menu Tutup

Tanda Status nutrisi seseorang baik atau buruk

Tanda Status nutrisi seseorang baik atau buruk

Untuk mengetahui status nutrisi seseorang apakah dalam kondisi baik atau buruk yaitu dengan menggunakan alat pengukur berat badan atau tinggi badan, namun tidak semua orang memiliki alat pengukur ini dan tidak mungkin untuk selalu membawa alat pengukur ini kemanapun, lalu bagaiamana cara kita agar mengetahui tanda dan status nutrisi seseorang baik atau buruk hanya dengan melihat dari penampilan atau kondisi tubuhnya saja ?. solusinya yaitu hanya dengan menilai tanda atau gejala yang dirasakan oleh orang tersebut, lalu disesuaikan dengan kondisi orang pada umumnya, setelah itu kita akan mengetahui apakah kondisinya sama dengan orang yang kurang gizi ataukah sama dengan orang yang nutrisinya baik.

Menilai status nutrisi dengan cara ini memang lebih efisien dan cepat, namun tetap saja hanya digunakan sebagai prediksi saja. Setelah kita memprediksi status nutrisi seseorang, dan kita menemukan bahwa statusnya buruk, maka kita dapat melakukan pengecekan dengan cara menimbang berat badannya. Lalu gunakan rumus BMI untuk mengetahui status kondisi saat ini, kami juga menyediakan tools untuk menghitung BMI seseorang di link berikut.


Tanda dan Status Nutrisi Seseorang baik atau buruk

1. Penampilan umum


Dari segi penampilan umum saja sudah dapat dibedakan mana yang kekurangan nutrisi dan mana yang status nutrisnya baik.

Tanda Nutrisi Baik : Sadar,
Tanda Nutrisi Kurang : Badan terasa lesu, kaheksia, apatis

2. Postur Tubuh

Jika dilihat dari postur tubuhnya, status nutrisi seseorang akan tampak seperti berikut ini.

Status Nutrisi Baik : Postur tubuh terlihat tegak, lengan dan tungkai lurus.
Status Nutrisi Buruk : bahu akan tampak kendur, dada juga terlihat cekung (melengkung kedalam), dan punggungnya tampak melengkung atau condong kedapan.

3. Otot

Dari segi otot sepertinya semua orang sudah tahu, dimana

Orang dengan status nutrisi baik : memiliki otot yang kuat, ada cadangan makanan berupa lemak dibawah kulit, dapat berkembang dengan baik, dan tonus otot juga baik. Sedangkan,

Orang dengan status nutrisi buruk : Memiliki otot yang lemah, tonus otot juga buruk, otot tidak dapat berkembang dengan baik, mengalami edema (penumpukan cairan), bahkan jika sudah parah akan membuat dia susah untuk berjalan.

4. Kontrol Sistem Saraf

Hal-hal yang berhubungan denga saraf seperti berikut:

Status nutrisi baik : memiliki perhatian atau konsentrasi yang baik, ketika ada sesuatu yang membuatnya terkejut maka akan menghasilkan refleks tubuh yang normal, dan psikologisnya stabil (senyum, sedih, marah sesuai dengan kondisi yang wajar).

Status nutrisi buruk : tampak bingung dan memiliki perhatian atau konsentarasi yang kurang, kerap kali merasakan kaki dan tangannya terasa terbakar atau kesemutan, ketika berdiri terasa ada gempa (tubuh terasa goyang), tubuh terasa lemah dan otot terasa nyeri, rekleks lutut ketika diketuk terjadi penurunan, dan iritabilitas.

5. Fungsi Gastrointestinal

Fungsi ini berhubungan dengan sistem pencernaanya, dimana tanda yang akan dirasakan sebagai berikut :

Status nutrisi dalam kondisi baik : mimiliki nafsu makan yang baik, sistem pencernaan juga baik yaitu tidak merasakan nyeri atau mual, buang air kecil atau buang air besar dilakukan secara teratur, dan ketika diraba dibagian perut maka tidak terasa ada masa atau organ (usus, lambung, dan sebagainya).

Status nutrisi dalam kondisi buruk : makanan tidak dapat dicerna oleh tubuh, seringkali mengalami konstipasi (susah buang air besar) atau bisa saja terjadi diare (buang air besar encer), adanya pembesaran organ hati atau limfa, dan terakhir terjadinya anoreksia.

6. Fungsi Kardiovaskuler

Tanda selanjutnya berhubungan dengan kardiovaskulernya, yaitu berkaitan dengan jantung, pembuluh darah, dan darahnya itu sendiri. gambaran lebih jelas tentang pengaruh nutrisi, tampak seperti berikut :

Orang yang memiliki status nutrisi baik : denyut jantung dan iramanya terdengar normal, tekanan darah juga normal, dan tidak ada mur-mur (suara desingan atau tiupan pada jantung).

Orang yang memiliki status nutrisi buruk : tekanan darahnya tinggi, mengalami takikardia (nadi teraba lebih cepat / lebih dari 90 kali permenit ), dan akan terjadinya pembesaran jantung.

7. Vitalitas umum

Seperti gelarnya “vitalitas”, berarti berhubungan dengan keadaan atau kondisi sehari-hari seperti :

Status nutrisi yang baik : tubuh terasa bertenaga dan kuat, memiliki ketahanan yang bagus, dan tidur dengan kebiasaan yang baik.

Status nutrisi yang buruk : energi terasa kurang, tubuh juga mudah lelah, mudah untuk tertidur, dan apatis.

8. Rambut

Rambut warga indonesia biasanya hitam, namun beberapa orang lainnya ada juga yang sedikit pirang. Biasanya rambut yang sebelumnya hitam dan berubah menjadi pirang menandakan bahwa ia kekurangan nutrisi, lalu bagaimana orang yang sebelumnya sudah pirang ?. berikut ini merupakan bentuk rambut yang menjadi penanda bahwa seseorang nutrisinya baik atau buruk.

Status nutrisi yang baik : rambut akan tampak bersinar, kuat, tidak mudah untuk dicabut, tampak berkilau, dan kulit kepala juga sehat.

Status nutrisi yang buruk : rambut tampak kusam, kering, kusut, tipis, berserabut, kasar, depigmentasi (berubah warna), dan mudah rontok.

9. Kulit

Dengan melihat sekilas saja, kita akan tahu bahwa kulit orang yang kekurangan nutrisi tampak kering. Uraian lebih lengkapnya seperti berikut ini :

Status nutrisi yang baik : warna kulit baik, kulit sedikit lemab, halus, dan turgor kulit juga baik (dapat dibuktikan dengan menarik kulit biasanya kembali cepat ke kondisi semula).

Status nutrisi yang buruk : kulit kering, bersisik, kasar, menghitam (berpigmen), tampak pucat, ada iritasi, ruam, dan tidak ada lemak di bawah kulit.

10. Wajah dan leher

Kondisi lain yang dapat kita lihat dari status nutrisi adalah keadaan wajah dan nutrisi itu sendiri.

Status nutrisi baik ditandai dengan : warna kulit yang merata pada seluruh bagian, warna merah muda dan halus, dan tidak terdapat bengkak. Selain itu, tidak ada pembesaran kelenjar tiroid di leher.

Status nutrisi yang buruk : bersisik, terdapat bengkak, berminyak, kulit berwarna gelap di area pipi atau dibawah mata, kulit terasa karas diarea hidung dan mulut. Dileher terdapat pembengkakan kelenjar tiroid.

11. Bibir

Salah satu kekurangan nutrisi yang tampak pada bibir yaitu terlihat kering, tanda lainya seperti pada uraian berikut ini.
Status nutrisi yang baik : bibir terasa halus dan lembab (tidak pecah ataupun bengkak), dan warna juga baik.
Status nutrisi yang buruk : bibir tampak kering dan bersisik, berwarna kemerahan atau bengkak, di sudut bibir terdapat lesi, dan stomatitis.

12. Mulut dan membran mukosa

Berikut ini merupakan status nutrisi pada mulut dan membran mukosa.

Status baik : pada membran mukosa rongga mulut warnanya terlihat merah muda atau kemerahan.

Status nutrisi buruk : pada membran tersebut terdapat bengkak atau telsturnya lembut.

13. Gusi

Sedangkan pada gusi tanda-tandanya yaitu.

Status nutrisi baik : tidak adanya bengkak di gusi, warnanya juga merah muda, dan tidak berdarah.

Status nutrisi buruk : gusi akan tampak bengkan dan kemerahan pada margin, mudah berdarah, dapat terjadi inflamasi (peradangan), dan posisi gusi tertarik ke bagian belakang.

14. Lidah

Tanda-tanda yang kita dapatkan pada status nutrisi seseorang adalah

Status nutrisi baik : lidah halus dan berwarna merah mudah atau kemarahan yang sedikit gelap. Selain itu lidah juga tidak bengkak, tidak ada lesi, dan terdapat papila di atas atau permukaan lidah.

Status nutrisi buruk : lidah terlihat bengkak, kasar dan skarlet, warnanya bisa magenta, seperti daging, dan papila bisa hipertrofi (pembesaran otot) atau atrofi (mengkerut).

15. Gigi

Status nutrisi yang dapat kita lihat dari gigi seseorang

Nutrisi baik : gigi tidak terasa nyeri dan tidak berlubang, lurus dan terang, terlihat bersih dan tidak ada kolorasi.

Status nutrisi yang buruk : posisi gigi salah, bisa saja tidak memiliki gigi, atau terjadi karies yang tidak terisi, burik (flourosis).

16. Mata

Mata juga bisa dijadikan sebagai salah satu pengenal bagi kita untuk menilai status nutrisi seseorang.

Tanda status nutrisi baik : mata terlihat bersinar, terang, jernih, tidak terdapat luka di sudut membran, dan bagian bulu mata lembap. Pada bagian kelopak mata bagian dalam terlihat merah muda, pembuluh darah juga terlihat tapi tidak ada benjolan pada bagian sklera (warna putih mata). Dan tidak ada terlihat kelelahan yang ditandai dengan warna hitam dibawah kelopak mata.

Tanda status nutrisi buruk : konjungktiva atau kelopak mata bagian dalam akan terlihat pucat, biasanya menandakan bahwa seseorang kekurangan darah. konjungtivitisi (ditandai dengan membran berwarna kemerahan), mata kering dan kemerahan, anular palpebritis (fisura sudut kelopak mata). konjungtiva serosis (ditandai dengan membran mata yang kering), kornea serosis (kornea buram), dan keratomalasia (kornea yang lunak).

17. Kaki dan tungkai

Ciri berikut dapat kita ketahui mana orang yang memiliki nutrisi baik dan mana orang yang memiliki nutrisi buruk.

Nutrisi baik ditandai dengan : tidak ada pembengkakak, tidak terasa nyeri, tidak terasa lemah, dan warna baik atau normal pada umumnya.

Sedangkan nutrisi yang buruk : betis akan terasa nyeri, terasa kesemutan, terasa lemah, dan adanya edema (penumpukan cairan).

18. Kerangka

Pada bagian ini, kita akan melihat mana kerangka yang baik atau tidak. Karena hal ini seringkali dapat berhubungan dengan status nutrisi seseorang.

Nutrisi yang baik : tidak adanya malformasi atau struktur tukang yang abnormal, berbeda dengan orang lain pada umumnya.

Status nutrisi yang buruk : kaki tampak bengkok, lutut menyatu, pada bagian rusuk dan skapula tampak menonjol, dan terjadi deformitas dada pada bagian diafragma.
Itu dia tanda yang dapat kita temukan pada seseorang dengan status nutrisi yang baik atau buruk. Terimkasih telah membagikan tulisan ini, salam sehat warga +62. Kami berusaha keras membagikan tulisan yang mudah dibaca, dan kami selalu memperbaharui tulisan kami agar tidak terlalu banyak kesalahan.

Tentang Penulis: myarfayat
Tell us something about yourself.
Share +62