Potio Effervescent : Penjelasan, Resep, Cara Pembuatan

Potio Effervescent adalah sediaan larutan obat dari jenis saturasi yang memiliki jumlah CO2 lewat jenuh dengan pemakaian diminum sekaligus. Potio Effervescent memiliki kesamaan dengan larutan Netralisasi dan Saturasi. Yaitu dibuat dengan cara mereaksikan asam dan basa. Akan tetapi perbedaanya dimana Netralisasi bersifat larutan netral, Saturasi larutan jenuh gas CO2, dan Potio effervescent larutan CO2 lewat jenuh. Mengenal Potio Effervescent Sediaan …

Read More »

Saturasi Dalam Sediaan Larutan Farmasi

Saturasi Dalam Sediaan Larutan Farmasi

Saturasi adalah sediaan cair yang dibuat dengan mereaksikanasam dengan basa dan gas yang terbentuk tetap dipertahankan dalam wadah sehingga larutan menjadi jenuh dengan Gas CO2. Pada prinsifnya saturasimerupakan larutan jenuh CO2 hasil reaksi Asam dan Basa. CO2 pada larutan saturasi berguna sebangai corigen, akan tetapi CO2 ini dapat mudah hilang jika didiamkan dalam waktu lama. Saturasi memiliki kesamaan dengan larutan …

Read More »

Guttae : Oris, Nasales, Auriculares, Opthalmiciae

Guttae : Oris, Nasales, Auriculares, Opthalmiciae

Guttae atau Obat tetes adalah sediaan Farmasi berbentuk cair berupa larutan- larutan, emulsi, atau suspensi. Dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar, digunakan dengan cara meneteskan cairan larutan menggunakan alat penetes yang menghasilkan tetesan setara dengann tetesan baku yang berlaku. Guttae ini terdiri dari 4 bagian yaitu Guttae oris, Guttae Nasales, Guttae Auriculares, dan Guttae Opthalmiciae. berikut ini merupakan pembahasan …

Read More »

Eliksir dalam Sediaan Farmasi, Cara Hitung dan Pembuatan

Eliksir dalam Sediaan Farmasi, Cara Hitung dan Pembuatan

Eliksir merupakan sediaan farmasi dengan bahan perlarut etanol-air. Mengandung bahan obat dan bahan tambahan (pemanis, pewarna, pewangi, pengawet) sehingga memiliki bau dan rasa yang sedap.Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan Eliksir : Kelebihan Eliksir : Lebih mudah ditelan Bersifat hidroalkohol sehingga dapat mempertahankan komponen larutan yang dapat larut dalam alkohol dan air Mudah dalam proses pembuatan Mudah dalam menentukan dosis Mudah …

Read More »

Adde dan Contin dalam resep Farmasi

Adde dan Contin dalam resep Farmasi

Adde dan Contin merupakan signa yang sering sekali digunakan dalam resep sediaan farmasi seperti pulveres, salep, emulsi, terutama suspensi. Hal ini terjadi karena ada zat lain yang perlu ditambahkan kedalam sediaan. Dan dapat mengurangi jenis obat yang harus di berikan kepada pasien (meningkatkan efisiensi). Perbedaan dari Adde dan Contin yaitu terletak pada pengurangan Basis. Adde memiliki arti “Tambahkan” sehingga sediaan …

Read More »

Bentonit Emulsion : Cara Hitung dan Pembuatan

Bentonit Emulsion : Cara Hitung dan Pembuatan

Bentonit adalah lempung plastis dan sangat koloid yang mempunyai sifat khas dan dapat mengembang saat terkena air, terbentuk oleh alterasi gelas volkanik secara insitu, dan tersusun dominan oleh mineral lempung montmorilonit atau kelompok smektit. (Grim, 1968; Christidis&Huff, 2009). Bentonit pertama kali ditemukan di sebuah kota yaitu Ford BentonWyoming di Amerika Serikat pada tahun 1890. Karena lempung pada daerah tersebut memiliki …

Read More »

Hitung PGA (Pulvis Gummi Arabicum) untuk Emulsi

PGA atau Pulvis Gummi Arabicum adalah salah satu emulgator dalam emulsi yang dapat digunakan untuk emulsi tipe o/w. Ini terjadi karena PGA memiliki sifat koloid pelindung atau membentuk lapisan film yang kuat dan lunak, dan terbentuknya cairan kental sehingga laju pengendapan kecil. PGA sendiri biasanya sering digunakan dalam emulsi per oral. Dalam menyatukan air dan minyak, PGA harus terlebih dahulu …

Read More »