Menu Tutup

dampak mie instan bagi kesehatan tubuh kita

Dampak mie instan bagi kesehatan

Apakah sahabat tau dampak mie instan bagi kesehatan ?. Mie instan memiliki dampak positif serta dampak negatif bagi kesehatan kita. Meskipun kebanyakan orang kesehatan lebih banyak mengatakan mie instan lebih banyak dampak negatifnya.

Mie instan sebenarnya mengandung bahan dasar makanan yang aman bagi kesehatan kita. 

Ya, tepung terigu, tepung sangat aman bagi tubuh kita, namun permasalahan muncul ketika proses pengolahan terjadi. Umumnya pembuatan mie instan menggunakan natrium benzoate sebagai pengawet.

Apalagi mie yang dikemas dalam cup, cup mie terbuat dari Styrofoam atau polystyrene. zat dalam styrofoam dapat dengan mudah berpindah kedalam cairan mie, yang selanjutnya akan masuk kedalam tubuh dan membahayakan tubuh kita.

Dampak mie instan bagi kesehatan serta kehidupan

Dampak Positif mie instan

1. Dampak Mie instan Sebagai Penambah Energi

Penambah Energi

Energi dalam manusia tidak dapat dihasilkan dengan sendirinya, tidak seperti tumbuhan yang mampu berfotosintesis. Mie instan memiliki cukup karbohidrat untuk menahan lapar serta menambah energi dikala seseorang sibuk.

Dalam takaran saji sebesar 91 gram, mie instan dapat menyumbangkan energi sebesar 420 kalori. 

Kalori sebanyak 420 ini dapat memenuhi 20 % kebutuhan kalori kita, jika kebutuhan kalorinya 2000 kalori.

2. Mie Instan Sebagai Peringan hidup

Sebagai peringan Hidup

Mie instan dapat memperingan kehidupan seseorang, maksudnya yaitu ketika makan seseorang sering mengeluh makan apa ? atau mau makan enak tapi susah masak?. Keluhan tersebut dapat meningkatkan resah dan bingung yang berujung pada stress. Stress dapat meningkatakan tekanan darah dalam tubuh. Kejadian ini hanya berlaku pada orang-orang tertentu saja.

Meskipun demikian, mie instan memang mampu mengenyangkan seseorang yang sedang kurang uang dan kurang mampu masak. Lalu apa saja dampak mie instan bagi kesehatan dari segi negatif ?.

DampaK Negatif Mie Instan

1. Dampak Mie Instan Bagi Lambung

Dampak Mie instan bagi lambung

Beberapa Kandungan dalam mie instan dapat mengakibatkan seseorang penderita maag memperburuk kondisi. Kandungan dalam mie berupa natrium dapat meningkatkan kadar asam lambung, peningkatan kadar asam lambung dapat mengikis mukosa lambung (dinding), sehingga dapat menimbulkan rasa perih.

2. Dampak Mie Instan Pada hipertensi

Hipertensi

Tahukah sahabat bahwa zat natrium dalam mie juga dapat mempengaruhi tekanan darah? Apalagi bagi penderita hipertensi. Mengkonsumsi mie juga diartikan mengkonsumsi natrium yang berujung pada peningkatan natrium dalam darah serta meningkatnya tekanan darah.

3. Dampak Mie instan penyebab Konstipasi

Dampal mie instan penyebab konstipasi

Mie juga merupakan zat makanan yang lama untuk diolah dalam tubuh, selain itu mie sangat rensah serat. Itulah sebabnya, Konsumsi mie yang berlebih dapat menimbulkan buang air besar (BAB) menjadi sulit.

Untuk mengatasi hal ini, pastikan makan mie disertai dengan sayuran. Selain itu penting juga untuk mengatur konsumsi mie instan agar tidak terlalu sering.

4. Resiko Kanker Meningkat

Resiko Kanker Meningkat

Seperti yang sudah dikatakan diatas bahwa kandungan dari Styrofoam atau polystyrene mudah berpindah ketika tersiram oleh air panas. Ketika masuk kedalam tubuh zat ini (zat radikal bebas) akan berbahaya dan dapat menimbulkan kanker.

Untuk menangani hal ini, pastikan untuk mengkonsumsi Vitamin C tiap hari. 

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk menetralisir zat radikal bebas. Meskipun demikian, penting sekali untuk mengurangi konsumsi Mie instan.

Saya sendiri menyarankan, sebaiknya konsumsi mie instan yaitu sebanyak 1 kali perminggu. Jika sahabat sudah terlanjur cinta dengan mie instan maka carilah Mie yang sehat, jika susah ditemukan maka buatlah mie sendiri yang sehat dan aman.

Itu dia Sahabat +62, jangan lupa untuk membagikan ya. Setiap artikel yang sahabat bagikan dapat Menambah pengetahuan warga +62.

Mungkin sahabat +62 menyukai Info berikut :

Sumber :

Universitas negri padang

Google-scholar

Tentang Penulis: myarfayat
Tell us something about yourself.
Share +62