Ketahui Ini Dia Ciri-Ciri Seorang Lansia

Ketahui Ini Dia Ciri-Ciri Seorang Lansia

Positif62 – Seperti apa Ciri-ciri Lansia. Departemen Kesehatan mengatakan bahwa usia lanjut seseorang dimulai ketika menyentuh umur 60 tahun,  dan pralansia sudah dimulai pada usia 45 sampai 59 tahun.



Salah satu ciri dari lansia adalah perubahan fisik, dimana otot-otot sudah mulai kendur dan mudah mengalami kelelahan. Sehingga para lansia memerlukan waktu istirahat yang cukup lama, dibandingkan dengan para remaja atau orang dewasa. Selain penurunan fisik, Lansia juga akan mengalami banyak perubahan, berikut ciri dari lansia.

Ciri-Ciri Lansia

Berikut ini ciri-cari dari Lansia secara umum

1. Mengalami Kemunduran

Seseorang yang sudah lansia akan mengalami berbagai kemunduran, Mulai dari kemunduran Fisik sampai Psikologisnya. Berbagai pekerjaan sudah tidak dapat dilakukan seperti biasa lagi, Hal ini dapat menurunkan motivasi Lansia, Sehingga para lansia lebih banyak berdiam diri.



Jika motivasi Lansia menurun maka kemunduran fisik akan mudah cepat terjadi. Begitu juga sebaliknya, jika lansia mampu mendapat motivasi yang bagus, Maka kemunduran fisik juga akan lebih lambat.

Berbagai perubahan fisik pada lansia yang sering terjadi yaitu gangguan pendengaran. Lebih lengkapnya berikut ini pembahasan tentang perubahan fisik pada lansia

12 jenis perubahan fisik pada lansia (usia lanjut)



2. Memiliki Kelompok Minoritas

Umumnya orang dapat berkumpul bersama karena memiliki kesamaan atau kesetaraan, Baik sama tujuannya, sama cita-citanya, atau sama usianya. Jumlah lansia lebih sedikit dibandingkan usia lainya, sehingga para lansia lebih banyak menyendiri dibandingkan berkumpul.

Hal lain yang membuat lansia terasingkan adalah karena masalah psikososoial, dan lebih senang mempertahankan pendapatnya, sehingga masyarakat memandang negatif sikap tersebut. Jika hal ini terjadi, lama-kelamaan lansia akan lebih senang menyendiri dibandingkan bersosialisasi. Tapi tak sedikit juga lansia yang bersikap tenggang rasa, Sehingga masyarakat senang dengan lansia tersebut.

6 perubahan psikososial pada lansia



3. Membutuhkan Perubahan Peran

Setalah lansia mulai mengalami kemunduran, maka akan berimbas pada peran yang dimilikinya. Para Lansia akan berpikir tentang peran apa yang harus ia emban kedepannya. Karena para lansia sadar bahwa Ketika ia dianggap tidak berguna lagi, maka ia akan diberhentikan.

Contohnya seperti : orang yang berusia 59 tahun dan menjabat sebagai RW, dia pasti berpikir tentang peran selanjutnya yang akan dia jalani, bagaimana menghidupi keluarga dengan peran barunya itu.

Lansia membutuhkan peran baru yang dapat membantu dia melewati sisa hidupnya. Maka dari itu, seharusnya masyarakat tidak memberhentikan lansia dari pekerjaanya, hanya karena perubahan fisiknya.



4. Penyesuaian yang Buruk

Penyesuaian sikap buruk pada lansia tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi dipengaruhi oleh faktor lingkungan di sekitarnya. Perlakuan buruk dari sekitarnya membuat lansia mengembangkan konsep diri yang buruk.

Sehingga perlakuan yang buruk dari sekitarnya ini membuat lansia memiliki penyesuain diri yang buruk, seperti mudah tersinggung dan sebaginya.

Contohnya ketika ada persoalan keluarga, Lansia tidak di ikutkan dalam mengambil keputusannya karena pemikiran yang kulot, kuno, dan sebagianya. Sehingga penyesuaian lansia menjadi buruk yaitu seperti menarik diri dari lingkungan, Mudah tersinggung, dan Merasa harga dirinya rendah.

Itulah info seputar ciri-ciri lansia, terimakasih sudah rela hati membagikan artikel ini. ingat artikel ini tidak gratis, untuk membay@rnya kalian harus share dan bagikan artikel ini, atau berkunjung lagi dilain waktu.

Subscribe
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Umpan balik sebaris
Lihat Semua Komentar